Home > Uncategorized > postingan pertama “dermaga”

postingan pertama “dermaga”

mantra berhasil…. (ups, ini istilah yang biasa dipakai di komunitas lain)

hehehe, di laman ini Saya akan berbagi mengenai seputar perencanaan dermaga,

apa itu dermaga? kira – kira yang seperti ini nih (sekalian nyoba upload gambar :p)

nah, yang di atas adalah salah satu contoh dari dermaga yang digunakan untuk curah cair.. (Saya lho yang desain B-))

dermaga itu merupakan suatu bagian dari sebuah pelabuhan laut, tempat dimana kapal bertambat dan melakukan aktivitas bongkar muat atau istilah orang “sono” mah loading/ unloading.

Perencanaan suatu dermaga melibatkan banyak disiplin ilmu, apabila hendak membuat suatu dermaga, maka:

  1. Harus ada ahli geodesi untuk melakukan survei kenampakan kontur muka laut, dengan mengetahui kenampakan muka laut maka perencana bisa tahu dimana dan bagaimana dermaga akan direncanakan;
  2. Kemudian seorang ahli kelautan akan melakukan analisis gelombang, arus dan parameter kelautan lainnya sehingga dermaga bisa direncanakan secara optimal (cukup aman dari kondisi alam);
  3. Nah, kemudian harus ada perekayasa sipil bangunan (yaitu Saya, hihihih…) yang akan melakukan analisis bangunan dermaganya. Bangunan dermaga ini Saya kategorikan menjadi dua bagian yaitu bagian atas (upper structure) dan bagian pondasi (apa ya istilahnya “sono”nya? lower structure kali ya?)… Struktur atas biasanya dianalisis oleh seorang divisi struktur, sedangkan untuk bagian pondasi akan dianalisis oleh seorang ahli geoteknik (tanah)

sekian dulu ah postingan pertamanya, postingan lainnya akan berupa tips dan trik analisis seputar perhitungan dermaga, semoga bermanfaat🙂

Categories: Uncategorized
  1. February 10, 2011 at 8:48 am

    wah, menarik sekali artikelnya😀, keep posting yah mister

  2. port designer awam
    February 10, 2011 at 9:01 am

    Pa (mister), kalo ukuran kapal yang diatas itu berapa?
    saya mau tanya tentang GT, GRT, DWT itu apa bedanya?
    kadang saya masih suka tertukar hehe😀

    • February 10, 2011 at 9:34 am

      itu salah satu desain mister di Kalimantan Timur, kapalnya 70’000 DWT
      GT (Gross Tonnage) = fungsi dari volume ruang di dalam kapal
      GRT (Gross Register Tons) = Volume keseluruhan ruangan kapal
      DWT (Dead Weight Tonnage) = berat muatan yang bisa diangkut kapal
      1GRT = 100 ft3 = 2.83 m3
      GT = KV
      V = total volume kapal
      K = 0.22-0.32, tergantung ukuran kapal
      K = 0.2 + 0.02 log V

      • port designer awam
        February 10, 2011 at 9:42 am

        boleh minta dicontohkan perhitungannya mister?

  3. ace dece
    February 10, 2011 at 9:16 am

    Kurang lengkap gan gimana ama trestle ama Causewaynya jelasin donk…!!!!!!🙂

    • February 10, 2011 at 9:34 am

      trestle bagian yang biasanya berupa dek beton di atas tiang, yang menghubungkan darat dengan dermaga.
      causeway bagian yang juga menghubungkan darat dengan dermaga, namun konstruksinya biasanya terbuat dari timbunan tanah dan batu.

    • ace dece
      February 10, 2011 at 9:39 am

      ok mr…tkyu….

  4. February 11, 2011 at 3:41 am

    Nice WebBlog..Sukses..

    • February 11, 2011 at 6:02 am

      Matur Nuhun, Sukses juga dari Mister untuk GBU, nanti kl Mister perlu info spek dan harga mengenai fasilitastambat, Mister kontak k GBU yo😀

  5. ns2010
    February 14, 2011 at 4:25 pm

    mister, gmna kalo gmbarnya diperjelas lagi biar lebih d pahami, jadi layout keseluruhan dermaga dan bagian2 denahnya, trus d kasih keterangannya,,thanks

    • February 14, 2011 at 7:39 pm

      oke, nanti kalau Mister senggang, mister coba buat layout lengkap suatu pelabuhan🙂

  6. ns2010
    February 14, 2011 at 4:27 pm

    layaout pelabuhan maksudnya mister, maaf salah, maklum newbie d bidang pelabuhannya,,,hehehehehe

    • February 14, 2011 at 7:41 pm

      haha, iya-iya, Miater ngerti kok maksudnya. terus belajar yah, Mister temenin😀

  7. Fandy
    March 3, 2011 at 3:03 pm

    Wah,,,itu yg PERTAMAX sapa pak? hahahahaha
    Bagus nih,,,bagi2 ilmunya ke org…SEMANGAT PAK..!!!

  8. June 15, 2011 at 12:37 pm

    mantap, Mister… Boleh numpang mencuri ilmu di sini kan?..🙂
    Sukses dan sehat selalu buat Mister…!
    Ditunggu postingan-postingan supernya…😀

    • June 15, 2011 at 1:07 pm

      boleh2.. Mister juga suka curi2 ilmu dari tempat Juragan😀
      terimakasih doanya, sukses dan sehat selalu juga buat Juragan🙂

  9. January 2, 2012 at 12:00 pm

    dear Mister,

    pls contact me 08127000567, i have a job for you.

    • January 9, 2012 at 8:27 pm

      dear Ilsen, sorry for my late respond
      i’ll contact You soon

      thanks

  10. Wini
    May 29, 2012 at 4:40 pm

    Dear Mister,
    Mohon informasinya tentang konversi kapasitas tongkang dalam satuan “feet” ke dalam satuan “DWT” bagaimana ?
    Contoh : kapal tongkang 300 feet bisa mengangkut 7500 ton batubara. Apakah ini berarti kapal tongkang ini bisa mengangkut 7500 DWT ?

    Saat ini saya membutuhkan data dimensi tongkang 100 feet, 270 feet dan 300 feet. Saya lihat di posting mister yang judulnya ” Dimensi kapal Tongkang” dijelaskan mengenai
    D = bagian yang terendam saat kapal dalam keadaan penuh beban
    F = bagian kapal yang tidak terendam saat kapal dalam keadaan penuh
    B = lebar kapal
    LoA = Panjang Total tongkang
    tetapi tidak terdapat info tentang dimensi kapal tongkang berdasarkan feet.

    Mohon dibanti ya mister. Terimakasih banyak sebelumnya.

    • May 30, 2012 at 7:50 am

      Sebetulnya mudah saja, tinggal konversikan dulu satuan feet tsb ke satuan meter (karena tabel yang saya berikan memuat dimensi panjang, lebar dan draft dalam satuan meter)
      Tapi kalau sdh diketahui bahwa kapasitasnya bisa mengangkut 7500 ton muatan, ya itulah DWT nya🙂
      Tapi bila msh ingin melakukan pengecekan melalui tabel. Tinggal konversikan dulu feet ke meter, 1 meter = 3,28 feet, maka 300 feet = 300/3,28 = 91 meter.
      Nah, lalu lihat pada tabel, dan pada tabel, tongkang dengan LoA (panjang total) 91 m adalah tongkang 9700 DWT (mampu dimuati muatan hingga 9700 ton)
      🙂

    • May 30, 2012 at 8:06 am

      270 feet sekitar 5200 DWT
      100 feet sekitar 500 DWT

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: